logo
Ingat Latihan Ingat Pak Margolang
image

Pengembangan Masyarakat (BAKAT)

0761 8442 843


Website Resmi Yayasan Bakat

Infaq/Sumbangan/Amal ke :
No. Rek. 5510-01-020416-53-6
an. Yayasan Bakat
BRI Unit Marpoyan

Tulisan/Artikel ke :
nmargolang@yahoo.com
Buat Website Anda !!! : Hanya Rp. 1000,-/hari

Cek Nama Domain ?

Komentar Pengunjung

 

FASILITATOR PEM 

AHLI TANI

IKA SPMA RIAU

RUMAH AGRIBISNIS

 

Harga estimasi
• Rp  3.289.140

Teknologi PADI SALIBU Kelompok Wanita Tani Plamboyan Sumatera Barat

image

Pak Margolang, Studi lapangan yang dilakukan oleh Kelompok Widyaiswara Pertanian UPT Pelatihan (BLPP Riau) ke Kelompok Wanita Tani (KWT) Plamboyan, desa Tabek Kecamatan Pariangan, Kabupaten Tanah Datar membahas  tentang penerapan teknologi Padi SALIBU.

Dalam kunjungan tersebut memberikan informasi Koordinator Penyuluh Syamsul Bahri dan Kepala UPT Dinas Tanaman Pangan dan Perkebunan Kabupaten Tanah Datar.

Dalam penjelasannya dikemukakan bahwa Istilah Padi SALIBU sudah dikenal di wilayah Pariangan, Tanah Datar, Sumatera Barat sejak zaman dahulu. Yaitu anakan padi yang tumbuh setelah padi dipanen. Hal ini terlihat dari pepatah yang mengibaratkan jangan seperti padi Salibi (Ibarat Padi Salibu akar tagantuang di Jarami). Dimana akarnya tergantunng di atas jerami yang sudah dipanen sehingga pertumbuhannya kurang baik.

Padi  Salibu yang dikembangkan oleh Kelompok Plamboyan justru memposisikan akar padi tersebut agar tidak menggantung lagi tapi terletak di tanah sehingga tumbuhnya padi Salibu menjadi baik sama seperti padi yang ditumbuhkan lewat benih.

 

Awalnya,  teknologi ini di aplikasikan pada Tahun 2007 adalah akibat banyaknya serangan Hama Tikus, sehingga petani banyak mengalami kerugian dan tidak dapat melakukan penanaman padi karena kurangnya modal untuk membeli benih dan melakukan pengolahan tanah, lalu dikembangkanlah teknologi padi salibu ini.

Sejalan dengan itu ternyata perkembangan teknologi padi salibu ini cukup baik maka pada Tahun 2008 banyak petani yang mengaplikasikan teknologi Padi Salibu.

Selanjutnya pada Tahun 2010 dilakukannya penelitian bekerja sama dengan Balai Penelitian Sikarame tentang teknologi ini dan diaplikasikan secara masal di Kecamatan Pariangan, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera barat. Pada Tahun 2011 dilakukanlah Panen Raya Perdana Padi Salibu.

 

Penerapan Teknologi Padi Salibu, diawali dengan Tanam Pindah (padi dilakukan pembibitan lalu dipindah ke lahan sawah) dengan aplikasi jarak tanam menggunakan cara LEGOWO.

Pemeliharaan padi, Pemupukan dan pengendalian Hama Penyakit dilaksanakan sebagaimana biasa sampai saat panen.

 

Perbedaannya, Pada Saat panen dilakukan 10 hari lebih cepat dan tanah di airi sebelum panen, lalu saat panen airnya dibuang. Panen dilakukan dengan potong Tengah.

7 hari setelah panen tunggul jerami dipotong dengan menggunakan mesin rumput sehingga menyisakan tinggi tunggul padi sekitar 2 – 3 jari. Setelah itu sawah diairi namun tidak merendam. Kondisi kering-kering berair ini dibiarkan sampai 12 Hari, pada saat itu anakan sudah mulai tumbuh, lalu dilakukan penyiangan, dan penyisipan yang diambil dari rumpun padi yang tumbuh lebih banyak. Penyisipan ini dillakukan sampai umur 20 – 25 hari.

Selanjutnya dilakukan pemupukan pada umur 25 hari  dengan Urea, TSP dan Pupuk Kompos. Dan pemupukan ke dua dilaksanakan pada umur 35 – 40 hari dengan pupuk yang sama.

Perlakuan selanjutnya setelah tanaman berumur 20 – 25 hari sama dengan teknologi Budidaya Padi yang biasa dilakukan.

Hal serupa dilakukan pula pada saat panen berikutnya, demikian seterusnya.

Dari hasil penjelasan Koordinator Penyuluh dan Kepala UPT Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Tanam Datar, Sumatera Barat bahwa hasil yang diperoleh dari Teknologi Padi Salibu ini sama dengan panen pertama yang menggunakan benih/bibit pindah, dan Padi Salibu dapat dilakukan berulang-ulang sampai 7 kali siklus panen dengan hasil yang sama. Namun Kelompok Wanita Tani  Plamboyan menyarankan kepada anggotanya untuk mengaplikasikan teknologi Padi Salibu ini untuk 3 kali panen saja.

 

 

Disarikan dari hasil kunjungan oleh : Nazaruddin Margolang, S.IP.,M.Si


13 Komentar
image

Sun, 2 Aug 2015 @19:18

Zaniwal

Saya ingin melaksanakan padi selibu dipersawahan yang saya miliki
Mohon petunjuk rinci treknik pengolahan paddi selibu, lokasi saya adalah jl.Baipas KM 6 Padang

image

Mon, 3 Aug 2015 @09:17

admin

Karena Bapak Zaniwal di Sumbar, sebaiknya langsung aja hubungi Dinas Pertanian Tanah Datar, Petugas disana sangat komunikatif, sejauh yang kami rasakan ketika berkunjung, terima kasih

image

Wed, 5 Aug 2015 @05:20

sugihono

saya lg uji coba padi salibu di daerah cilacap tepatnya..maos jawa tengah..yg jadi permasalah kami ..padi mulai tumbuh ko udah bunting yah..apakah itu bisa tumbuh normal pada umumnya..mks.

image

Thu, 6 Aug 2015 @07:47

admin

Mohon maaf. Bisa jadi yang tumbuh itu bukan SALIBU tapi tunas padi yang dipotong. Yang SALIBU adalah anakannya... Terima kasih

image

Thu, 27 Aug 2015 @12:39

edy

saya sudah mencoba salibu tapi anakanya yang tumbuh sedikit dan baru usia 20 hari sudah bunting bg mana solusinya broo?

image

Fri, 28 Aug 2015 @17:25

Admin

Coba pelajari lagi. Sepertinya kasusnya sama dengan Pak Sugihono. Terima kasih

image

Sun, 3 Jan 2016 @16:08

eny

Maksud dari "penyisipan dari yg memiliki benih terbanyak" pertan


Apa ygdisisipkan?

image

Sun, 3 Jan 2016 @20:51

admin

Maksudnya dari rumpun yang lebih banyak diambil sebagian, dipindahkan ke rumpun yang tidak tumbuh dalam barisan, sehingga jumlah tegakan dalam barisan dapat penuh diseluruh hamparan. terima kasih mudah-mudahan dipahami

image

Tue, 8 Mar 2016 @13:57

agus

Yg salibu itu anakannya ? Jadi bukan yg tumbuh dari batang hasil pemotongan? Atau dari sisa bulir padi yg tercecer pas pemanenan?

image

Sun, 4 Sep 2016 @12:20

Irdawati, SP

Mantap pak Admin, sudah memphosting kunjungan bapak kedaerah kami... saya Irdawati Ka UPT Distanbunhut Tanah Datar di Kecamatan Pariangan pak... "SALAM SALIBU"�Semoga salibu makin maju dan berkembang ya pak.

> Admin : Terima kasih kembali.... Sukses Untuk Ibu dan semua Petani di daerahnya, Sampai Jumpa lagi

image

Sun, 4 Sep 2016 @12:21

Irdawati, SP

Mantap pak Admin, sudah memphosting kunjungan bapak kedaerah kami... saya Irdawati Ka UPT Distanbunhut Tanah Datar di Kecamatan Pariangan pak... "SALAM SALIBU"âś‹Semoga salibu makin maju dan berkembang ya pak.

image

Fri, 20 Jan 2017 @01:02

riyan

saya pengen,di daerah kami ada tanam padi salibu,tpi kmn kami mempelajarinya,sedangkn penyuluh dsini belum ad yg menerapkan padi salibu,,kalteng,kuala kapuas,sidomulyo,tamban catur

>Admin : Coba aja diskusikan dengan Penyuluhnya untuk meng uji coba nya, terima kasih

image

Wed, 8 Feb 2017 @11:05

ardinata

slmat siang pak, untuk budidaya salibu saya mencoba memulai budidaya model salibu, tapi saya gak ada temen cma sendiri mohon bimbingan untuk menghindari hama, saya sangat tertarik sekali


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Copyright © 2018 www.pakmargolang.com · All Rights Reserved