logo
Selamat Datang
image

Pengembangan Masyarakat (BAKAT)


Website Resmi Yayasan Bakat

Infaq/Sumbangan/Amal ke :
No. Rek. 5510-01-020416-53-6
an. Yayasan Bakat
BRI Unit Marpoyan

Tulisan/Artikel ke :
nmargolang@yahoo.com
Buat Website Anda !!! : Hanya Rp. 1000,-/hari

Cek Nama Domain ?

BUAT UANG PENGELUARAN RUTIN ANDA JADI UANG MASUK ANDA

 

FASILITATOR PEM 

AHLI TANI

IKA SPMA RIAU

RUMAH AGRIBISNIS

 

Harga estimasi
• Rp 1.066.969 •

PEMIMPIN KILOMETER NOL

image

Dalam pesawat menuju Kancah Candra Dimuka, Saya melihat di depan bangku ada majalah yang disediakan untuk dibaca yang pada sampulnya bertuliskan “TIDAK UNTUK DIBAWA PULANG”. Lalu pikir-pikir lumayan juga nih untuk dibaca sekedar mengisi waktu senggang, siapa tahu ada dapat   tambahan informasi yang menarik, selain itu dapat digunakan untuk mengusir kebosanan selama penerbangan… hehehe… apa iya ya bosan bisa diusir.

Dalam majalah tersebut tentunya banyak informasi seputar penerbangan dan lokasi pariwisata serta hotel dan lain-lain yang berkaitan dengan travelling, ya namanya juga majalah di Pesawat Terbang.

Lalu terbacalah tulisan  Mr. Jemy V Confido yang Judulnya menarik perhatian yaitu “Kilometer NOL” dalam hati berkata ini tentunya tulisan yang berkaitan juga dengan travelling. Ternyata setelah dibaca awalnya memang iya, tapi selanjutnya   tulisan tersebut membahas tentang kepemimpinan. Tulisan awal tersebut yang berkisah tentang rombongan yang pergi naik mobil ternyata untuk meberi contoh saja.

Tulisan itu sangat menarik dan mengispirasi, memuat pandangan tentang pemimpin yang selalu memulai dari Kilometer Nol dalam setiap memulai kepemimpinannya.

Ya….. sesungguhnya hari ini kita banyak melihat pemimpin yang mendapat amanah untuk memimpin selalu memulai dengan hal yang baru, bahkan merombak yang lama dan menggantinya dengan yang baru dengan alasan membuat terobosan, ya…. Mungkin supaya terlihat kompeten dalam memimpin, dan lebih parah lagi menganggab yang dilakukan oleh pimpinan lama adalah salah dan harus diperbaiki total.

Sehingga apa yang dilakukan untuk membangun pada akhirnya tidak pernah berkesampaian, karena waktu yang dibutuhkan untuk melakukan perubahan itu relatip lama sementara kepemimpinannya relatip singkat. Lalu datang pemimpin baru, juga melakukan hal yang sama, rombak lagi, terobosan baru lagi, sehingga institusi/masyarakat yang menjadi objek pimpinan tidak mendapatkan apa-apa dari pemimpin-pemimpin mereka.

Hal  ini diibaratkannya, dengan sekelompok orang dalam sebuah mobil ingin berangkat dari satu titik ke titik yang lain, selama perjalanan mereka menyetir mobil bergantian. Mereka hanya berhenti untuk untuk mengganti supir. Katakanlah mereka berangkat dari titik Nol yaitu TITIK DERITA menuju titik lain yang disebut dengan TITIK BAHAGIA. Mereka meluncur dengan gaya berbagai supir yang sedang mengemudi, ada yang laju ada yang sedang dan ada pula yang lambat. Namun sayangnya setiap pergantian supir, supir yang baru memulainya dengan berbalik arah ke TITIK DERITA lebih dahulu, sebelum melaju menuju ke TITIK BAHAGIA. Demikianlah seterusnya setiap ada pergantian supir maka mobil akan dibawa ketitik nol yaitu TITIK DERITA sebelum menuju TITIK BAHAGIA.

Apa yang terjadi sudah dapat dipastikan Mobil tersebut tidak akan sampai ke TITIK BAHAGIA, meskipun supir yang baru Melaju dengan kecepatan maximal.

Alangkah bijaksananya bila supir yang baru, melanjutkan saja laju mobilnya ketitik sasaran   yaitu TITIK BAHAGIA, tanpa harus menuju titik awal di TITIK DERITA. Ya… itu dia sang Supir Baru takut dianggap tidak kompeten dan tidak punya inovasi karena hanya melanjutkan route supir yang lama, seolah-olah ia ingin menunjukkan bahwa ia dapat memulainya dari titik awal, bukan hanya sekedar melanjutkan apa yang telah dirintis oleh pendahulunya. Inilah yang disebutnya dengan “PEMIMPIN NOL KILOMETER”

Yah… hal ini patut kita renungkan kalau suatu saat kita kebagian atau dapat giliran untuk menjadi supir mobil tersebut (atau dengan kata lain MENJADI SANG PEMIMPIN).

 

 

Fri, 30 Dec 2016 @15:22


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Kode Rahasia
Masukkan hasil penjumlahan dari 3+7+0

Copyright © 2017 www.pakmargolang.com · All Rights Reserved