logo
Selamat Datang
image

Pengembangan Masyarakat (BAKAT)


Website Resmi Yayasan Bakat

Infaq/Sumbangan/Amal ke :
No. Rek. 5510-01-020416-53-6
an. Yayasan Bakat
BRI Unit Marpoyan

Tulisan/Artikel ke :
nmargolang@yahoo.com
Buat Website Anda !!! : Hanya Rp. 1000,-/hari

Cek Nama Domain ?

BUAT UANG PENGELUARAN RUTIN ANDA JADI UANG MASUK ANDA

 

FASILITATOR PEM 

AHLI TANI

IKA SPMA RIAU

RUMAH AGRIBISNIS

 

Harga estimasi
• Rp 1.803.436 •

Pola Tanam ala Purwo Farm

image

Bapak Purwohadi adalah salah seorang Ketua Kelompok Tani Maju Bersama di kota Pekanbaru. Beliau juga merupakan Ketua KTNA Provinsi Riau. Bersempena Diklat Teknis Agribisnis Hortikultra bagi Penyuluh seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Riau pada Tahun 2011 ini di UPT Pelatihan Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Riau, salah satu kegiatannya adalah melaksanakan Praktek Kerja Lapangan (PKL) di unit usaha Bapak Purwohadi ini yang dikenal dengan nama PURWO FARM.

 

Banyak komoditas yang diusahakan Purwo Farm diantaranya Kelapa Sawit, Matoa, Salak pondoh, Pepaya lokal, papaya Sunrise (produksi Know You Seed), Jagung Manis SG 75 dan Bonanza, Kacang Panjang Parade, Cabe, dan Mentimun. Pangsa pasarnya mulai dari Pasar tradisional atau Pasar Becek sampai kepada Super Market.

 

Yang menarik dari usahatani di Purwo Farm ini adalah pola tumpang gilir yang dilaksanakan untuk tanaman  Cabe, Kacang Panjang, mentimun, dan Jagung. Kegiatannya dimulai dengan pengolahan tanah yang dilaksanakan dengan mini traktor sekaligus mencampur pupuk kandang ayam dalam bedengan yang lebarnya lebih kurang 1 m. Untuk luas lahan 0,75 Ha diberikan 4 Truk Pupuk Kandang. Dosis ini memang terbilang tinggi namun dengan teknik ini pupuk kandang yang dilakukan hanya sekali saja untuk semua tanaman yang digilirkan.

Setelah selesai pengolahan bedengan ditutup dengan Mulsa Plastik Hitam Perak (MPHP) kualitas baik agar relatip lebih tahan, lobang tanam ukuran 60 cm X 80 cm

Penanaman pertama adalah Cabe dengan masa tanam 4 -5 Bulan. Lalu diikuti dengan Kacang Panjang selama 2 bulan, Mentimun 2 bulan dan Jagung Manis selama 4 bulan. Total penggunaan bedengan adalah lebih kurang satu tahun. Setelah pertanaman selamat kutun waktu 1 tahun maka bedengan dibongkar dan dipindah disebelahnya yang tadinya merupakan antar bedengan.

Untuk kayu lanjaran Kacang Panjang dan mentimun menggunakan Kayu alaban yang dapat digunakan selama 3 Tahun.

Pemupukan tambahan untuk masing-masing tanaman diberikan NPK 3 kg ditambah dengan ZA secukupnya lalu diaduk dalam air sebanyak 250 liter. Cairan tersebut di siramkan ke masing-masing pertanaman yang jumlahnya lebih kurang satu aqua gelas plastik.

Dengan pola tanam tersebut usaha yang dilakukan sangat menguntungkan, bahkan Bapak Purwo merencanakan akan menambah tanaman Cabe Rawit setelah tanaman Jagung. Hal ini dilakukan karena Plastik Mulsa masih layak digunakan dan kondisi tanah masih memungkinkan.

 

Disamping pola tumpang gilir tersebut untuk jagung manis Bapak Purwo juga melakukan dengan monokultur yang pengaturan jadwal tanamnya dapat menghasilkan jagung manis setiap minggu.

 

Demikian sekilas tentang usaha Bapak Purwo, semoga sukses selalu dan Bagi Penyuluh yang berkunjung semoga apa dilihat dapat dijadikan motivasi untuk mengembangkan usahatani petani binaannya. Terlebih dari semua itu meskipun tidak lengkap semoga tulisan ini bermanfaat bagi kita semua AAAAmiiiiin !!!


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Kode Rahasia
Masukkan hasil penjumlahan dari 3+7+1

Copyright © 2018 www.pakmargolang.com · All Rights Reserved